Berita dan Pengumuman

BKSTI Gelar Workshop Nasional Instrumen Akreditasi dan Kurikulum di UII Yogyakarta

  • Di Publikasikan Pada: 03 Nov 2025
  • Oleh: Admin Teknik Industri









Yogyakarta, 1 November 2025 – Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia (BKSTI) kembali menggelar kegiatan strategis bertajuk “Workshop Instrumen Akreditasi dan Kurikulum: Sinkronisasi Visi Keilmuan dengan Kurikulum, SDM, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi”. Agenda ini diselenggarakan pada Sabtu, 1 November 2025 bertempat di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, dan diikuti oleh para pimpinan serta perwakilan Program Studi Teknik Industri dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

 

Workshop ini merupakan bagian dari program kerja BKSTI Pusat periode 2023–2026 yang bertujuan memperkuat keselarasan antara visi keilmuan Teknik Industri, pengembangan kurikulum, serta kualitas sumber daya manusia dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari pengurus BKSTI, dilanjutkan sesi utama oleh Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. yang membawakan materi tentang sinkronisasi visi keilmuan dengan kurikulum dan SDM.

 

Sesi berikutnya diisi oleh Dr. Andi Cakravastia Arisaputra Raja, S.T., M.T. yang memaparkan sosialisasi revisi kurikulum inti BKSTI 2025, diikuti sesi berbagi pengalaman bertema “Tugas Akhir sebagai Capstone Design” oleh Ir. Taufik, S.T., M.M., Ph.D., IPM.

 

Pada sesi siang, peserta dibagi dalam paralel session yang fokus membahas penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan metode asesmen untuk mata kuliah Ergonomi serta Pengendalian Kualitas, dengan narasumber Ir. Ardiyanto, S.T., M.Sc., Ph.D., AEP, IPM dan Dr.Eng. Ir. Oke Oktavianti.

 

Ketua Umum BKSTI, Nurhadi Siswanto, S.T., MSIE, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi forum kolaborasi akademik untuk memperkuat arah keilmuan Teknik Industri di Indonesia agar relevan dengan tantangan industri dan kebutuhan nasional.

 

“BKSTI berkomitmen terus mendorong penyelarasan kurikulum berbasis capaian pembelajaran dan kebutuhan dunia industri, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi Teknik Industri sebagai pionir inovasi dan rekayasa sistem di Indonesia,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan ini, Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surabaya turut hadir yang diwakili oleh M. Hanifuddin Hakim, S.T., M.T.. Kehadiran perwakilan tersebut menjadi bentuk komitmen Teknik Industri UMSurabaya untuk berpartisipasi aktif dalam agenda BKSTI serta memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan di UMSurabaya senantiasa selaras dengan standar nasional dan internasional bidang Teknik Industri.

 

Workshop ditutup dengan sesi diskusi dan rehat kopi pada pukul 15.30 WIB, menandai berakhirnya kegiatan yang penuh antusiasme dan semangat kolaboratif antarperguruan tinggi anggota BKSTI.